Stereotip Meresahkan Seorang Introvert

Stereotip Meresahkan Seorang Introvert

society

Stereotip Masyarakat Ini Seringkali Meresahkan Seorang Introvert

Stereotip Meresahkan Seorang Introvert – Introvert seakan menyimpan berjuta rahasia yang menarik untuk dipecahkan. Selain karena betapa uniknya kepribadian ini, masyarakat juga seperti dibuat kesulitan untuk memahami tipe kepribadian introvert.

Seorang introvert sering sekali dianggap sebagai orang yang tertutup dan sulit beradaptasi. Banyaknya stereotip masyarakat yang sangat negatif terhadap seorang introvert, sering sekali membuat anak introvert merasa terpojokkan.

Padahal jauh yang orang introvert rasakan, tidak seperti yang dibicarakan banyak orang. Di balik itu semua, ada sesuatu yang istimewa yang tidak diketahui masyarakat tentang anak introvert.

Kira-kira apa saja ya, stereotip yang sering kita dengar di masyarakat mengenai anak introvert. Berikut ulasannya.

Pemalu? Itu Anak Introvert.

Sering sekali anak introvert itu diartikan sebagai anak yang pemalu. Mereka lebih baik menyendiri di bandingkan berkelompok. Anak introvert sering sekali menghindari perhatian orang lain.

Sebetulnya tidak juga, introvert itu orang yang paling bisa diandalkan untuk memecahkan masalah. Hanya saja, introvert lebih senang berpikir dalam ketenangan karena mereka menyukai kegiatan mengasah diri seperti membaca buku, menulis dan semacamnya.

Introvert Tidak Memiliki Banyak Teman.

Stereotip itu ada benarnya. Namun bukan berarti, introvert tidak bisa memiliki teman apalagi sahabat. Seorang introvert itu punya sahabat meskipun bisa dihitung jari. Ada juga yang hanya memiliki seorang sahabat.

Tapi bagi si introvert, banyaknya teman itu tidak menjamin kebahagiaannya. Introvert sangat mengedepankan kualitas pertemanan dibandingkan kuantitasnya. Jadi, satu sahabat pun sudah cukup untuknya asalkan persahabatan itu memiliki kualitas yang baik untuk perkembangan dirinya.

Stereotipe yang dipercaya Masyarakat Juga Belum Tentu Sesuai Dengan Kenyataannya

Anak Introvert itu Anti sosial.

Stereotip ini sungguh meresahkan anak introvert. Mengapa? Karena sebagian masyarakat beranggapan bahwa seorang introvert itu anti sosial.

Mereka sering sekali mengasingkan diri di keramaian. Padahal jauh di dalam lubuk hati seorang introvert, sesungguhnya dia hanya membutuhkan waktu untuk sendiri. Bukan berarti anti sosial. Toh, anak introvert itu sebenarnya memiliki sahabat, lho walaupun bisa dihitung jari.

Introvert Terlalu Kaku untuk Mengutarakan Pendapat.

Introvert sering sekali diidentikan dengan kaku. Katanya, introvert terlalu kaku untuk mengutarakan pendapat. Penilaian buruk yang ditembak langsung oleh masyarakat membuat anak introvert terkurung dalam pemikirannya sendiri. Asal kalian tahu saja, introvert itu sedikit berbicara, tapi lebih banyak mendengar dan memerhatikan.

Tanpa kita sadari, kemampuan seorang introvert bisa di atas rata-rata. Mereka mengetahui banyak hal. Hanya saja, stereotip yang buruk membuat introvert sulit mengembangkan dirinya karena merasa tidak diterima dengan baik oleh lingkungan.

Tidak Bisa diandalkan Kalau Menjadi Anak Introvert.

Kamu nggak bisa diandalkan, karena kamu begitu pendiam. Wuussshhh… Jauh-jauh, deh berpikir seperti itu kepada anak introvert. Saking senangnya membaca buku, mengasah diri, menghabiskan waktu demi hal yang membuatnya tertarik, seorang introvert bisa menjadi manusia yang diandalkan menurut bidangnya masing-masing. Kalian perlu ingat, kebanyakan orang sukses karena mereka introvert juga, lho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *