Reynhard Sinaga Si Predator Seks

Reynhard Sinaga Si Predator Seks

Gay

Reynhard Sinaga Si Predator Seks

Reynhard Sinaga Si Predator Seks – Aparat keamanan Inggris memutuskan memindahkan narapidana kasus pemerkosaan asal Indonesia, Reynhard Sinaga (36), ke penjara yang khusus menampung para penjahat kelas kakap dan berbahaya.

Dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan Strangeways ke Penjara Wakefield di West Yorkshire.

Penjara Wakefield dijuluki sebagai “Puri Monster” karena sebagian besar napi yang dibui di sana adalah para pelaku kriminal kejam dan berbahaya.

Pria asal Indonesia yang dijuluki pemerkosa terburuk di Inggris, Reynhard Sinaga, kini resmi menjadi penghuni penjara paling mengerikan di Britania Raya, yaitu penjara Wakefield di wilayah West Yorkshire.

Dalam situs lembaga hukum resmi Inggris. justice.gov.uk, disebutkan penghuni penjara Wakefield adalah para penjahat yang divonis hukuman pidana kurungan di atas 5 tahun. Sebagaimana diketahui, Reynhard telah divonis penjara seumur hidup dengan masa minimum 30 tahun penjara, setelah dinyatakan bersalah atas 159 tindak kejahatan seksual, termasuk 136 pemerkosaan terhadap banyak pria.

“Sinaga nampaknya sudah terlalu nyaman di penjara Strangeways. Kini dia harus berada di antara para penjahat paling berbahaya di Inggris,” kata seorang sumber kepada The Sun.

Sampai saat ini Kementerian Hukum Inggris belum memberikan komentar soal hal itu.

Sementara Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI London Hartyo Harkomoyo membenarkan Reynhard dipindahkan ke Wakefield

“RS sejak sekitar minggu kedua bulan Februari telah dipindah ke HMP Wakefield, 5 Love Ln, Wakefield WF2 9AG,” kata Hartyo.

Hakim pada pengadilan Manchester menjatuhkan hukuman 30 tahun penjara terhadap Reynhard pada 30 Januari lalu. Hakim menyatakan Reynhard terbukti bersalah melakukan 159 kali pelecehan seksual, termasuk 136 tindak perkosaan.

Menurut hakim, modus Reynhard adalah memperdaya korbannya dengan minuman keras dan narkoba hingga tidak sadarkan diri. Setelah itu dia memperkosa korban-korbannya sembari direkam dengan kamera video.

Penjara Wakefield awalnya dibangun sebagai rumah koreksi, sebuah bangunan tempat orang-orang yang melakukan kejahatan yang tidak serius pada 1594. Pada awalnya tempat itu difungsikan untuk membuat para pelaku kriminal memperbaiki sikap mereka.

Namun kini, fungsinya berubah menjadi penjara bagi para pelaku kejahatan kelas kakap atau dengan pelanggaran pidana yang berat, termasuk pelaku kejahatan seksual. Penjara yang dijuluki ‘Monster Mansion’ memiliki daya tampung sekitar 740 tahanan, termasuk 100 tahanan dengan kategori kejahatan A dan 10 tahanan kategori kejahatan A risiko tinggi.

Ibu Reynhard, Normawati, sempat membesuk anaknya di Strangeways. Dia menyatakan sang anak baik-baik saja selama di penjara.

Jaksa Kota Manchester mengusulkan kepada Jaksa Agung Inggris untuk memperberat hukuman Reynhard. Hakim yang menjatuhkan vonis, Suzan Goddard, menyatakan  Reynhard adalah predator seks terbesar sepanjang sejarah Inggris.

Penyidik Inggris meyakini bahwa jumlah korban Reynhard sebenarnya ada sekitar 195 orang.

Seluruh kejahatan itu dilakukan pria kelahiran Jambi tersebut sejak 1 Januari 2015 hingga Juni 2017. Reynhard datang ke Inggris pada 2007 dengan visa pelajar.

Universitas Manchester yang menjadi tempat Reynhard menimba ilmu mencabut dua gelar magister yang disandangnya.

Pejabat KBRI London, Gulfan Afero, menyatakan pihak kampus mencabut dua gelar akademik itu atas pertimbangan keputusan Pengadilan Manchester pada 6 Januari lalu.

Reynhard atau biasa disapa Rey, menerima dua gelar dalam bidang sosiologi dan perencanaan dari Universitas Manchester. Dia kemudian melanjutkan studi untuk meraih gelar PhD di Universitas Leeds.

Di penjara itu, para tahanan menempati sel tunggal. Pengawasan super ketat juga dilakukan selama 24 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *