Permainan tradisional yang berasal dari sekitar jawa

Permainan tradisional yang berasal dari sekitar jawa

Main

Permainan tradisional jawa

Permainan tradisional yang berasal dari sekitar jawa- Zaman dahulu, ketika masih belum ada teknologi seperti yang dirasakan saat ini, anak-anak menghabiskan waktunya dengan bermain bersama teman-temannya.

Baik itu di sekolah, taman bermain, atau dengan tetangga komplek, ada banyak jenis permainan tradisional menyenangkan dan seru untuk dilakukan.

Beberapa mainan tradisional tersebut berasal dari daerah Jawa

Gobak Sodor

Permainan Gobak Sodor ini berasal dari Jawa Tengah. Jumlah pemainnya minimal terdiri dari 6 orang, yang kemudian dibagi dalam 2 kelompok.

Pada 1 kelompok bisa merupakan campuran anak laki-laki dan perempuan. Biasanya, permainan ini dilakukan di halaman rumah yang agak luas.

Congklak

Adalah permainan yang sangat populer, dan bahkan masih dimainkan hingga saat ini. Congklak adalah permainan paling digemari oleh anak-anak perempuan.

Permainan congklak yang berasal dari Jawa Tengah paling terkenal dimainkan di era 90-an, untuk bermain congklak butuh 2 orang anak, dengan duduk yang saling berhadapan.

Engklek

Engklek adalah salah satu permainan dari Jawa Tengah yang dimainkan dengan menggambar garis di atas tanah atau media lain.

Permainan Engklek juga merupakan salah satu permainan yang sangat di gemari oleh kalangan perempuan.

Untuk memainkannya, cukup lemparkan sebuah benda seperti pecahan genteng atau keramik ke salah satu kotak permainan yang telah dibuat.

Setelah benda dilempar, lompati setiap garis kotak yang ada sampai kembali lagi ke posisi awal, tanpa memijakkan kaki ke salah satu kotak yang ada benda tersebut.

Enggrang

Permainan tradisional Egrang atau Enggrang juga berasal dari daerah Jawa Tengah, biasanya permainan ini dimainkan tak hanya untuk anak-anak, tetapi juga remaja.

Untuk bisa bermain Enggrang, dibutuhkan peralatan khusus yaitu kayu atau bambu yang dirakit. Cara bermainnya pun juga membutuhkan kemampuan menjaga keseimbangan.

Petak umpet

Petak umpet merupakan permainan tradisional yang cukup populer. Ini bisa dimainkan oleh dua orang, namun akan lebih seru jika dimainkan dengan banyak pemain. Diawali dengan satu orang yang jadi penjaga, ia akan menemukan pemain lain yang bersembunyi. Penjaga biasanya akan menutup mata selama waktu yang disepakati, antara 10-100 detik.

Semakin luas tempat atau arena bermainnya, akan semakin menarik pula jalannya. Selagi ditantang menemukan pemain yang bersembunyi, motorik kasar anak anak akan terasah. Di samping itu, kreativitas dan kepekaan anak juga semakin meningkat.

Manfaat permainan tradisional pada jaman dahulu

Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi

Salah satu fungsi utama dari permainan tradisional adalah melatih kemampuan anak untuk bersosialisasi. Hal ini sangat penting karena manusia hidup berdampingan dengan orang lain sehingga mereka harus bisa diterima oleh lingkungannya.

Cara melatih anak bersosialisasi adalah mengajak mereka bermain dan menghabiskan waktu bersama teman sebayanya. Beberapa jenis mainan yang bisa dimainkan bersama antara lain adalah lego, puzzle, playadough, bermain air, bermain di alam, atau bermain bola agar mereka belajar berkompetisi dengan orang lain.

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Permainan tradisional memiliki banyak manfaat bagi anak. Manfaat penting tersebut antara lain adalah menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Untuk memainkan permainan tradisional, anak-anak akan mengajak teman-teman mereka. Di sinilah mereka mulai belajar untuk mengenal sifat orang lain. Manfaat lain dari permainan tradisional adalah melatih anak untuk mengambil keputusan yang tepat.

Mendapat Asupan Vitamin D

Membiarkan anak bermain di luar rumah saat pagi hari sangat menguntungkan bagi mereka. Saat terkena sinar matahari, anak juga mendapat asupan vitamin D yang cukup. Namun jangan biarkan anak-anak bermain di bawah sinar matahari terlalu lama ya.

Paparan sinar UVA dan UVB dari matahari sangat berbahaya bagia kesehatan kulit anak lho. Waktu terbaik untuk bermain di luar rumah adalah di pagi hari saat matahari terbit dan sore hari menjelang matahari tenggelam.

Meningkatkan Konsentrasi

Kecerdasan anak perlahan dapat terasah melalui permainan tradisional. Dalam permainan kelereng, misalnya, anak harus memikirkan strategi yang tepat agar bisa memenangkan permainan. Demikian pula dengan permainan catur yang sangat baik untuk meningkatkan kerja dan fungsi otak.

Permainan lain seperti petak umpet juga sangat baik untuk mengembangkan kemampuan berpikir anak. Mereka akan menerapkan strategi dan upaya agar tidak ketahuan saat bersembunyi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *