Masalah Kesehatan yang Dikaitkan dengan Pemakaian AC

Sosial

Masalah Kesehatan yang Dikaitkan dengan Pemakaian AC – Sebagai negara tropis, cuaca panas adalah hal yang biasa dirasakan di Indonesia. Untuk mengusir hawa panas, bisa dengan memasang kipas angin atau air conditioner (AC). Dengan begitu, udara menjadi sejuk kembali.

Masalah Kesehatan Akibat Penggunaan AC, dari Pernapasan hingga Kulit  Halaman all - Kompas.com

Namun, apa yang terjadi jika kita berada di dalam ruangan dengan AC yang menyala terus-menerus? Ternyata, pemakaian AC dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan. Contohnya seperti di bawah ini!

1. Kelelahan yang terus-menerus

Berdasarkan penelitian yang dikutip Global News, orang yang bekerja di lingkungan ber-AC lebih mungkin mengalami kelelahan dan sakit kepala kronis. Mereka juga kemungkinan mengalami kesulitan bernapas dan iritasi selaput lendir yang konstan, sehingga rentan terkena pilek atau flu.

Tak jarang, rasa lelah dan sakit kepala itu sifatnya hanya sementara dan gejala itu hilang ketika meninggalkan kantor. Ini disebut sebagai sick building syndrome yang memiliki gejala khas seperti mengantuk, alergi, dan sulit bernapas.

Melansir dari  / Sindrom ini kemungkinan diakibatkan oleh ketiadaan atau kurangnya ventilasi pada gedung. Penyebab lain adalah sering kontak dengan senyawa organik yang mudah menguap, seperti formaldehida dari tirai, karpet, perangkat elektronik, atau bahan kimia pembersih, dilansir TipsMake.

2. Kulit kering

Kulit terasa kering di ruangan ber-AC? Tak usah heran. Menurut Dr. B. Lakshmi Divya, konsultan dermatologis, dinginnya AC memang bisa mengganggu keseimbangan kelembapan kulit, dikutip Health Shots.

Cara termudah untuk mengatasinya adalah sering mengaplikasikan hand body lotion di kulit. Selain itu, Dr. Divya memberi saran untuk mengoleskan minyak kelapa atau coconut oil pada bibir dan bawah mata sebelum mandi. Biarkan selama 15 menit dan bilas saat mandi.

3. Bibir kering

Menurut https://103.55.38.71/ Kulit bibir lebih tipis dan halus sehingga lebih sensitif. Ketika suhu udara turun, seperti saat di dataran tinggi atau terpapar AC, bibir menjadi lebih kering dan pecah-pecah.

Lebih banyak kelembapan yang hilang melalui bibir daripada area lain di wajah atau tubuh. Berikan perhatian ekstra untuk menjaga bibir agar tidak kering dan pecah-pecah. Salah satunya adalah dengan meningkatkan asupan air minimal 2 liter sehari.

Melansir Superdrug, disarankan melakukan eksfoliasi bibir dua kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati dan supaya permukaan bibir tetap halus. Selain itu, oleskan lip balm beberapa kali dalam sehari, terutama jika berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama.

4. Masalah pernapasan

Memang, AC adalah penyelamat di saat cuaca sedang terik-teriknya. Di sisi lain, AC bisa menyebarkan kuman dan mikroorganisme pemicu masalah pernapasan, dikutip Global News.

Berdasarkan studi oleh peneliti dari Louisiana State Medical Center, Amerika Serika, ditemukan delapan jenis jamur yang hidup di 22 dari 25 mobil yang diuji! Selain itu, AC diketahui mengedarkan penyakit yang bersifat airborne, seperti penyakit Legionairre. Ini adalah penyakit menular yang menyebabkan radang paru-paru (pneumonia) dan demam tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *