Kosta Rika Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Kosta Rika Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Gay dan Lesbian

Kosta Rika Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Kosta Rika Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Kosta rika sudah melegalkan aturan pernikahan sesama jenis pada Hari selasa (26/5/2020). Kosta Rika adalah negara kawasan Amerika tengah Seperti dilansir AFP, Selasa (26/5/2020) Kosta Rika merupakan negara kedelapan di Amerika yang melegalkan pernikahan sesama jenis – kelompok yang mencakup Brasil, Ekuador dan Argentina, serta Kanada dan Amerika Serikat.

Siaran informasi hak Lesbian, Gay, Biseksual dan Transeksual (LGBT) ini disiarkan di televisi publik dan online, setelah ada keputusan pengadilan soal aturan menikah sesama jenis berlaku mulai pada tengah malam Selasa (26/5).

“Perubahan ini akan membawa transformasi sosial dan budaya yang signifikan, memungkinkan ribuan orang menikah,” papar Presiden Carlos Alvarado dalam program tersebut.

Mahkamah Agung Kosta Rika pada Agustus 2018 memutuskan bahwa pelarangan pernikahan gay tidak konstitusional. MA memberi parlemen waktu 18 bulan untuk mengatur ulang undang-undang. Tetapi hal iti gagal dilakukan, sehingga ketentuan dibatalkan secara otomatis.

“Kosta Rika merayakan hari ini: kesamaan pernikahan sudah menjadi kenyataan di negara ini – yang pertama di Amerika Tengah,” tulis lembaga the International Lesbian, Gay, Bisexual, Trans and Intersex Association (ILGA) ..

“Kami bersukacita bersama Anda: selamat untuk semua orang yang bekerja keras untuk mewujudkannya!” sambung tulisan itu.

Victor Madrigal-Borloz, Pakar Independen PBB untuk Orientasi Seksual dan Identitas Gender, dalam cuitannya mengatakan perubahan itu “momen perayaan yang luar biasa”.

Tetapi, aturan pernikahan sesama jenis ini masih kontroversi. Kosta Rika memiliki tradisi Katolik yang sangat kuat dan juga mengalami perkembangan dalam beberapa tahunterakhir. Banyak pengikut denominasi-denominasi itu menentang pernikahan gay.

Alvarado, seorang sentris, berkampanye menentang pernikahan sesama jenis. Tetapi, keputusan Mahkamah Agung mematuhi pendapat yang diberikan oleh Pengadilan Hak Asasi Manusia Inter-Amerika, yang menyatakan bahwa pasangan homoseksual memiliki hak yang sama untuk menikah dengan yang heteroseksual.

Dan juga Taiwan minggu lalu mencatat sejarah sebagai negara Asia pertama yang melegalkan ikatan nikah sesama jenis. Ratusan pasangan diharapkan mendaftarkan pernikahan mereka pada hari-hari pertama undang-undang baru tersebut mulai diberlakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *