Kesalahpahaman Masyarakat pada Mahasiswa Lulusan Psikologi

Kesalahpahaman Masyarakat pada Mahasiswa Lulusan Psikologi

society

Kesalahpahaman Masyarakat pada Kami Para Mahasiswa Lulusan Psikologi

Kesalahpahaman Masyarakat pada Mahasiswa Lulusan Psikologi – Tidak ada materi Psikologi selama kuliah tentang seni atau ilmu membaca pikiran maupun memahami perasaan orang lain. No, Sobat. There’s no such thing as mind reading in Psychology. Mahasiswa Psikologi tidak belajar untuk menjadi cenayang atau peramal.

Buat kamu yang menjadi salah satu lulusan Psikologi, pasti sering mendapatkan pertanyaan yang sama. Mulai dari “kamu bisa baca pikiranku ya?”, “Kamu bisa bantu aku Daftar IDN Poker melupakan ingatan gak?”, Dan berbagai macam pertanyaan lainnya. Mereka tidak salah, sebab mereka tidak tahu apa yang sebenarnya kita lakukan sebagai lulusan S1 Psikologi. Ada perbedaan yang belum banyak diketahui masyarakat tentang lulusan Ilmuan Psikologi, Psikolog dan Psikiater. Bagi masyarakat hanya satu yang sama, kami bisa membaca karakter seseorang dengan mudah.

Namun hal itu pun tidak sepenuhnya benar, bagi semua orang yang berkecimpung di dunia Psikologi atau ilmu yang mempelajari tentang jiwa seseorang. Tentu kami membutuhkan banyak observasi dan pengamatan hingga akhirnya kami bisa mengetahui bagaimana karakter, perilaku, dan pola pikir seseorang.

Namun tetap saja masyarakat masih memandang para lulusan Psikologi dapat mengubah ingatan bahkan menghapus rasa sakit yang dialami oleh orang lain. Beberapa di bawah ini pemikiran masyarakat yang kami rasakan sebagai seorang lulusan Psikologi.

Kami menyembuhkan luka di masa lalu

Banyak yang mengira Ilmuan Psikologi, Psikolog maupun Psikiater adalah mereka yang bisa menyembuhkan luka kita di masa lalu. Tentu tidak begitu. Seorang Psikolog akan membantu kita mengetahui apa yang kita tidak ketahui, apa yang kita lupakan tapi menyisahkan luka dan bagaimana kita bisa sembuh dengan cara kita sendiri.

Siapapun orangnya, sembuh dari luka masa lalu haruslah dilakukan oleh orang tersebut sendiri. Keinginan yang kuat dan sedikit bantuan dari orang lain seperti Psikolog misalnya akan memaksimalkan penyembuhan. Sembuh adalah tentang keinginan kuat untuk mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Jika bukan kita yang ingin, tidak ada yang mampu membantu kita untuk bisa sembuh sepenuhnya.

Psikologi Belajar Tentang Emosi dan Sifat Manusia

Kami bisa membantu menghilangkan ingatan buruk

Sama dengan melupakan masa lalu dan rasa sakit, kami bukanlah seseorang yang bisa menghilangkan ingatan buruk di masa lalu. Kami hanya memiliki wewenang untuk menjadi seorang konselor bagi kamu yang membutuhkan teman bercerita dan membutuhkan seseorang untuk memberikan semangat.

Kamu bisa datang kepada seorang Psikolog atau seorang hipnoterapis jika memang kamu membutuhkan. Namun tetap saja, yang perlu kamu tahu adalah semua rasa sakit dari kenangan buruk di masa lalu haruslah berasal dari keinginanmu sendiri. Kamu tidak bisa memaksakan diri melupakan hanya dengan bantuan orang lain. Kamu pun harus mau melakukannya.

Hayo kamu yang membaca ini, masih salah menganggap nggak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *