Cara Menghargai Teman yang LGBT

Cara Menghargai Teman yang LGBT

Gay dan Lesbian

Cara Menghargai Teman yang LGBT

Cara Menghargai Teman yang LGBT – Semakin diterimanya komunitas LGBTQ di masyarakat menyebabkan semakin banyak orang merasa nyaman untuk mengakui orientasi seksual mereka. Namun, masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana merespons teman yang menyatakan orientasi seksualnya pada mereka.

Jika Anda tidak tahu bagaimana merespons sang kawan, ingatlah bahwa teman Anda tidak berubah. Informasi tersebut hanya merupakan informasi tambahan bagi Anda. Terimalah orientasi seksual sang kawan dengan memberikan reaksi yang tepat, berempati dengannya, dan menemukan cara untuk memperkuat pertemanan.

Sebagai makhluk sosial, setiap hari kita hidup berdampingan dengan berbagai macam orang di sekitar kita. Kebanyakan orang mungkin terbilang normal dan biasa-biasa saja. Tapi ada pula minoritas orang yang memiliki perbedaan dari orang pada umumnya. Misalnya mereka yang di bawah spektrum LGBT.

Sebenarnya perbedaan adalah hal yang lumrah, dan seharusnya itu gak menjadi masalah. Namun perbedaan yang dimiliki orang yang di bawah spektrum LGBT terbilang cukup kontroversial sehingga menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat. Ada yang cukup santai menghadapinya, tapi ada pula yang terang-terangan menentang.

Namun terlepas dari apapun pandanganmu terhadap LGBT, kamu tentu setuju bahwa mereka tetap adalah manusia. Maka mereka gak boleh diperlakukan dengan hina, tapi justru harus dihargai. Kamu pun wajib menghargai mereka.

Perlakukan mereka seperti biasa

Jika suatu saat kamu bertemu atau bahkan harus berurusan dengan seseorang dari orang yang di bawah spektrum LGBT, apa yang harus kamu lakukan? Perlakukan dia seperti biasa, seperti kamu memperlakukan orang-orang lain. Gak harus menunjukkan kebaikan secara berlebihan, tapi yang pasti jangan mendiskriminasi.

Bahkan gak ada salahnya loh kalau kamu berteman dengannya. Banyak dari antara orang yang di bawah spektrum LGBT adalah orang-orang baik yang pantas dijadikan teman. Jangan percaya dengan anggapan bahwa kamu bisa ‘tertular’, misalnya orientasi seksualmu tiba-tiba berubah karena berteman dengan mereka. Tenang saja, itu gak akan terjadi kok!

Jika terjadi diskriminasi, jangan diam saja

Kalau kamu bisa memperlakukan orang yang di bawah spektrum LGBT tanpa diskriminasi, kamu patut dipuji. Tapi kamu tentu sadar bahwa gak semua orang punya sikap sebaik kamu. Diskriminasi terhadap LGBT masih sering kali terjadi, termasuk juga hinaan dan bahkan persekusi.

Jika kebetulan kamu melihat hal semacam itu terjadi, jangan diam saja. Kamu perlu menegur si pelaku dan menolong korban. Kalau perlu, kamu bisa melaporkan kejadian itu pada pihak berwajib. Dan bukan hanya di dunia nyata, hal seperti itu juga bisa terjadi di dunia maya. Jangan takut membela seorang LGBT yang jadi korban bullying di media sosial.

Jangan tanyakan hal-hal yang bisa menyinggung

Kemungkinan, kamu punya beberapa pertanyaan yang membuatmu penasaran perihal LGBT. Itu wajar, terutama jika kamu memang gak tahu banyak soal mereka. Tapi coba pikir baik-baik dulu, apakah kira-kira dia akan tersinggung atau merasa gak nyaman kalau kamu menanyakan pertanyaan itu?

Jika kemungkinan jawabannya adalah ya, lebih baik tahan dirimu. Dalam kehidupan sehari-hari pun kemungkinan kamu bisa menahan diri untuk gak bertanya pertanyaan yang bisa menyinggung orang lain. Maka saat bertemu dengan seorang LGBT pun harusnya kamu bisa kan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *