4 Kasus LGBT di Indonesia yang Disorot Dunia

4 Kasus LGBT di Indonesia yang Disorot Dunia

Gay dan Lesbian

4 Kasus LGBT di Indonesia yang Disorot Dunia

4 Kasus LGBT di Indonesia yang Disorot Dunia – Penggerebekan diduga pesta seks gay di Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengagetkan masyarakat Indonesia.

Karena, ada lebih dari 100 orang yang ditangkap aparat. Foto-foto yang beredar liar dari lokasi kejadian memperlihatkan tubuh-tubuh tersangka yang nyaris telanjang.

Tak hanya pesta gay Kelapa Gading. Sejumlah kasus mengenai lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang terjadi di Indonesia juga disorot dunia.

Dirangkum dari berbagai sumber berikut 4 kasus LGBT Indonesia yang mengejutkan dunia:

1. Pesta Gay Kelapa Gading

Insiden penggerebekan 141 pria diduga homoseksual, di ruko yang diduga sebagai lokasi pesta seks gay di Kelapa Gading, Jakarta Utara menjadi sorotan dunia.

Media asing dari beberapa benua turut menyoroti peristiwa tersebut.

Dari Asia, artikel berjudul ‘Indonesian police arrest 141 men in Jakarta over ‘gay party’ dipakai oleh media Singapura New Straits Times untuk melaporkan pesta tersebut.

2. Hukum Cambuk Pasangan Gay Aceh

Terdakwa pasangan gay (liwath) berinisial MH (20) dan pasangannya, MT (24), menjalani 80 kali hukuman cambuk di depan umum.

Eksekusi hukuman cambuk itu digelar pada Selasa (23/5/2017) di halaman Masjid Syuhada, Lamgugob, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.

3. Pernikahan Gay di Bali

Pada September 2015, warga Bali dikagetkan dengan pernikahan pasangan dua pria di sebuah hotel di daerah Ubud Kabupaten Gianyar, Bali.

Pernikahan itu dihadiri seorang pemangku (pemimpin upacara agama Hindu) dan dihadiri oleh kedua orang tua salah satu mempelai pasangan sejenis itu.

Ulah pasangan beda warga negara ini membuat Gubernur Bali Made Mangku Pastika marah.

4. Pesta Gay Surabaya

Pada awal Mei masyarakat Surabaya dikagetkan dengan pesta gay yang diduga dilakukan di dua kamar di Hotel Oval Surabaya.

Pesta seks gay di Ruang 203 dan 314 itu digerebek jajaran unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Minggu 30 April 2017.

Dalam kejadian itu ada 14 orang ditangkap. Satreskrim Polresta Surabaya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mengadakan tes Infeksi Menular Seksual (IMS) kepada belasan peserta pesta itu.

Dari hasil tes itu ditemukan fakta mengejutkan. Di mana lima dari 14 orang peserta pesta seks gay itu positif mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *