Baru Debut, Member Secret Number Dililit Skandal Bully

Baru Debut, Member Secret Number Dililit Skandal Bully

Member Secret Number Dililit Skandal Bully

Member Secret Number Dililit Skandal Bully – Baru saja melakukan debut pada Selasa (19/05/2020) idol group asal Korea Selatan, Secret Number sudah dihantam oleh isu skandal.

“Kami ingin mengklarifikasi bahwa komentar jahat mengenai anggota Secret number adalah rumor dan sepenuhnya salah,” demikian keterangan agensi dikutip dari Soompi, Rabu (20/5/2020).

Baca juga : Jennifer Coppen Korban Bullying

Ke depannya, mereka berharap para personel Secret Number yang baru saja memulai karier di dunia musik tidak lagi mendapatkan fitnah kejam seperti ini.

Agensi tak ragu melakukan upaya tegas menindaklanjuti aksi yang bisa menghancurkan karier Secret Number.

“Kami berencana untuk mengambil tindakan hukum terhadap desas-desus jahat dan tindakan yang berupaya menyebarkan pernyataan palsu,” imbuh Vine Entertainment.

Menutup pernyataan daftar s128 pulsa resmi, Vine Entertainment berterima kasih terhadap orang-orang yang telah memberikan dukungan kepada Secret Number.

Sebelumnya, beredar postingan warganet yang memfitnah Soodam. Ia mengatakan, “Di masa lalu, Soodam menjadi inisiator menggertak orang lain.”

Idol 20 tahun itu juga dikatakan minum alkohol saat masih sekolah. Padahal seperti diketahui, perbuatan itu melanggar norma.

Beruntung, rumor jahat itu tak membuat penggemar meninggalkan Secret Number. Terbukti, video klip Who Dis? meraih 1,4 juta viewers. Membuatnya menduduki Trending YouTube peringkat dua di Indonesia.

Maklum salah satu personel Secret Number yang bernama Dita adalah idol K-Pop pertama yang berasal dari Indonesia.

Dita, Idol K-Pop Pertama dari Indonesia

Dita yang menjadi member dari Indonesia pun turut menimpali. Perempuan ini bicara soal dirinya yang berhasil menjadi idol K-Pop pertama dari Indonesia.

“Rasanya memalukan untuk mengatakan ini sendiri, tetapi saya mendengar dari kenalan saya bahwa itu menjadi masalah besar di Indonesia,” ujar Dita.

Terlepas dari itu, para member juga tak lupa menjelaskan makna nama dari Secret Number sendiri. Dia bilang nama grup itu memiliki filosofi yang indah.

“Setiap orang memiliki ‘nomor rahasia’ [kata sandi / kode PIN] yang biasanya merupakan hari ulang tahun, hari jadi, atau nomor khusus lainnya. Kami ingin memegang makna khusus semacam itu kepada publik. Logo kami dirancang seperti kotak kata sandi dengan lima bintang, mewakili kami berlima,” terangnya.

Sumber : suara.com

Jennifer Coppen Korban Bullying

Jennifer Coppen Korban Bullying

Artis peran Jennifer Coppen Pernah Jadi Korban Bullying karena penampilan. Bintang film Habibie & Ainun 3 ini mengatakan, dia sering dibully saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Sering banget (dibully),” ujar Jennifer Coppen dalam siaran langsung Virtual Meet & Greet Pretty Little Liars bersama VIU, Rabu (20/5/2020). Ia menjelaskan penyebabnya dibully saat masih SD.

“Dulu waktu kecil wajahku enggak semulus ini, kulit aku enggak seputih ini, rambut aku enggak sebagus ini, menurut orang, aku dulu itu jelek,” ujar Jennifer.

Jennifer Coppen Korban Bullying

Perundungan itu masih dialaminya hingga kini. Jennifer mengaku kini ia kerap dibully karena disangka melakukan operasi wajah.

“Sampai sekarang saja aku dibully, dikatakan suntik bibir, suntik putih. Cuma karena aku berubah dari aku kecil,” kata Jennifer.

Padahal, ia tidak pernah melakukan apapun seperti yang dituduhkan. Namun, orang-orang terlanjur menghakiminya seperti itu.

“Aku sering banget jadi korban bully. Apa pun yang aku lakuin pasti dikritik mereka,” ujar Jennifer.

Diluar dari cerita bully yang di alami Jennifer Coppen ia juga bersyukur karena kondisi kota ia tinggal semakin membaik dari covid-19. Kondisi tersebut menurut Jennifer tak lain karena masyarakat Bali yang patuh terhadap aturan yang berlaku selama pandemi corona ( Covid-19).

“Bersyukurnya, orang-orang Bali sangat taat sama peraturan,” kata Jennifer dalam Virtual Meet & Greet Pretty Little Liars bersama VIU, Rabu (20/5/2020).

“Kalau pun aku keluar, aku lihat orang-orang pakai masker. Dalam dua hari enggak ada kasus sama sekali,” ujar Jennifer.

Meskipun disebutkan tetap ada pembatasan sosial, tapi karena kondisi yang semakin baik, akan ada tempat yang mulai dibuka di Bali. Ketua Tim Lab Pemeriksaan Kasus Covid-19 Bali, Ni Nyoman Sri Budayanti mengatakan, salah satu kunci mengendalikan penyebaran Covid-19 di Bali adalah melakukan pemeriksaan atau tes sampel secara cepat.

Sumber : kompas.com