Jennifer Coppen Korban Bullying

Jennifer Coppen Korban Bullying

Artis peran Jennifer Coppen Pernah Jadi Korban Bullying karena penampilan. Bintang film Habibie & Ainun 3 ini mengatakan, dia sering dibully saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Sering banget (dibully),” ujar Jennifer Coppen dalam siaran langsung Virtual Meet & Greet Pretty Little Liars bersama VIU, Rabu (20/5/2020). Ia menjelaskan penyebabnya dibully saat masih SD.

“Dulu waktu kecil wajahku enggak semulus ini, kulit aku enggak seputih ini, rambut aku enggak sebagus ini, menurut orang, aku dulu itu jelek,” ujar Jennifer.

Jennifer Coppen Korban Bullying

Perundungan itu masih dialaminya hingga kini. Jennifer mengaku kini ia kerap dibully karena disangka melakukan operasi wajah.

“Sampai sekarang saja aku dibully, dikatakan suntik bibir, suntik putih. Cuma karena aku berubah dari aku kecil,” kata Jennifer.

Padahal, ia tidak pernah melakukan apapun seperti yang dituduhkan. Namun, orang-orang terlanjur menghakiminya seperti itu.

“Aku sering banget jadi korban bully. Apa pun yang aku lakuin pasti dikritik mereka,” ujar Jennifer.

Diluar dari cerita bully yang di alami Jennifer Coppen ia juga bersyukur karena kondisi kota ia tinggal semakin membaik dari covid-19. Kondisi tersebut menurut Jennifer tak lain karena masyarakat Bali yang patuh terhadap aturan yang berlaku selama pandemi corona ( Covid-19).

“Bersyukurnya, orang-orang Bali sangat taat sama peraturan,” kata Jennifer dalam Virtual Meet & Greet Pretty Little Liars bersama VIU, Rabu (20/5/2020).

“Kalau pun aku keluar, aku lihat orang-orang pakai masker. Dalam dua hari enggak ada kasus sama sekali,” ujar Jennifer.

Meskipun disebutkan tetap ada pembatasan sosial, tapi karena kondisi yang semakin baik, akan ada tempat yang mulai dibuka di Bali. Ketua Tim Lab Pemeriksaan Kasus Covid-19 Bali, Ni Nyoman Sri Budayanti mengatakan, salah satu kunci mengendalikan penyebaran Covid-19 di Bali adalah melakukan pemeriksaan atau tes sampel secara cepat.

Sumber : kompas.com