Kehidupan Terpencil di Greenland, Kepungan Es!

Kehidupan Terpencil di Greenland, Kepungan Es!

Kehidupan Terpencil di Greenland

Kehidupan Terpencil di Greenland – Bagaimana rasanya tinggal di tengah kepungan es sepanjang tahun, suhu dingin, susah kemana-mana dan tidak ada internet? Inilah kehidupan di Uummannaq, desa terpencil di Greenland.

Baca juga : Dikhawatirkan Fans Usai Kematian Sulli, Berikut Fakta Taeyeon SNSD

Greenland merupakan pulau terbesar di dunia, dengan luas 2.166.086 km persegi. Lokasinya berada di Samudra Atlantik bagian utara dan dekat dengan Kutub Utara, sebelah timur lautnya Kanada. Greenland masuk dalam wilayah negara Denmark.

Pulau Terbesar

Meski pulau terbesar, namun penduduk di sana bahkan tidak sampai seratus ribu. Tak mengherankan, sebab suhu di sana cukup ekstrem dengan suhu minus puluhan derajat Celcius saat musim dingin dan lautannya akan membeku.

Para penduduk di Greenland adalah orang-orang Inuvit atau dipanggil juga Eskimo. Mereka hanya menempati kawasan pesisir pantai, sebab hampir 80 persen wilayah Greenland sendiri terutama bagian tengahnya adalah gletser dan es. Lalu bagaimanakah kehidupan orang-orang di sana?

Peta Uummannaq, sebelah kiri bawah adalah Kanada dan AS, sebelah kanana dalah Eropa (Google Maps)

Ditengok dari situs BBC Travel, Selasa (26/7/2016) Uummannaq merupakan salah satu desa terpencil di Greenland. Yang berada di bagian barat laut dengan penduduk hanya sekitar 1.300 orang saja yang sudah ditempati sejak tahun 1700-an.

Desa Terpencil dengan Akses yang Terbatas

Desa ini merupakan desa terpencil yang sungguh sulit untuk ditempuh. Dibutuhkan waktu lebih dari 24 jam untuk terbang dari Islandia dengan naik maskapai Air Greenland ke Kota Qaarsut, lalu lanjut naik helikopter sekitar 30 menit ke Uummannaq. Jika cuaca buruk, helikopter tak akan beroperasi.

Saat musim dingin dari bulan November sampai Mei, lautan menjadi es dengan ketebalan 2 meter. Suhunya dapat mencapai minus 20 derajat Celcius yang artinya dinginnya sungguh menusuk tulang!

Pakaian orang-orang Inuvit di sana sehari-hari memakai sepatu boot dan jaket tebal. Walau sedang dingin-dinginnya, mereka tetap hidup seperti normal. Para pria, akan menggunakan kereta yang ditarik anjing Siberian Husky untuk menyisir es berburu ikan, burung hingga anjing laut.

Saat musim panas, biasanya penduduk Uummannaq mengumpulkan persedian makanan. Kala itulah, mereka giat memancing ikan bahkan kabarnya juga menangkap paus yang dapat menjadi makanan cadangan saat musim dingin tiba. Lalu para wanita, dengan lihai mengolah semua makanan untuk disajikan dengan lezat.

Kalau untuk anak-anak, kehidupan sehari-harinya sama seperti anak-anak di belahan Bumi lain, yaitu belajar dan bermain. Karena di Uummannaq tidak ada koneksi internet apalagi taman rekreasi, jadilah anak-anak di sana bermain di atas es.

Mereka sudah terbiasa berlari-larian di atas es dan mendaki bukit-bukit es. Salah satu tips berjalan dengan aman di atas es di sana adalah, berjalanlah di atas es yang memiliki bekas jejak kereta seluncuran. Itulah es yang aman untuk dipijak.

Sejak tahun 1929, Association ‘Greenlandic Children’ semacam asosiasi untuk pemerhati anak-anak di Greenland, membangun The Children’s Home di UUmmannaq. Mereka peduli terhadap kehidupan anak-anak karena memang tidak banyak hiburan atau permainan yang ada di sana. Hanya es lagi, es lagi.

Tempat Kreativitas

The Children’s Home merupakan wadah bermain dan kreatifitas anak-anak. Di sinilah anak-anak Uummannaq mengetahui dunia luar, untuk mengetahui kehidupan di negara-negara lain. Selain itu, di sinilah anak-anak juga diajarkan bermusik.

Anak-anak Uummannaq saat sedang mengikuti kelas musik di The Children’s Home (The Children’s Home) Dari alat musik biola sampai gitar, tersedia lengkap di The Children’s Home ini. Bahkan sudah sering perwakilan dari The Children’s Home, diajak ke negara-negara di Eropa untuk mengisi perhelatan konser-konser musik.

Bagi turis yang penasaran dan mau datang ke Uummannaq, diharapkan melalui operator tur seperti Uummannaq Seasafaris, Evaneos Travel atau Greenland Travel. Situs resmi tentang Greenland sendiri, bisa dilihat di greenland.com untuk informasi lebih mendalam tentang tiap destinasi Greenland.

Kegiatan wisata di Uummannaq di antaranya adalah berlayar naik perahu atau kapal pesiar, hiking, melihat aurora dan merasakan pengalaman midnight sun alias matahari di tengah malam saat puncak musim panas. Untuk penginapan di Uummannaq hanya ada dua yakni Cafemma dan Ice and Sea View Homes.

Walau terpencil dan apa-apa terbatas, orang-orang Uummannaq ternyata sangat terbuka untuk turis. Mereka tak segan untuk membantu dan bersikap ramah. Menurut mereka, siapa saja yang datang ke Uummannaq, maka setengah dari hatinya akan berada di sana selamanya.

Suatu kiasan yang berarti kehidupan dan alam di Uummannaq akan mampu membuat turis jatuh cinta. Membayar impas perjalanan jauhnya demi ke sana, dan pulang membawa pengalaman yang tak terlupakan. Pengalaman berupa melihat kehidupan terpencil di Greenland yang begitu hangat di tengah suhu yang dingin.

Sumber : travel.detik.com

4 Fakta Menarik dari Irene Red Velvet

4 Fakta Menarik dari Irene Red Velvet

Fakta Menarik dari Irene Red Velvet

Fakta Menarik dari Irene Red Velvet – Bahkan, nama Irene juga masuk menjadi salah satu trending di Google Trend dengan pencarian lebih dari 20.000 orang. Nah, penasaran seperti apa sosok Irene Red Velvet?

Baca juga : Baru Debut, Member Secret Number Dililit Skandal Bully

Keluarga

Pemilik nama asli Bae Joo-Hyun ini lahir di Daegu. Saat kecil, anak pertama dari dua bersaudara ini disebut sebagai ‘ulzzang’ atau sebutan bagi perempuan cantik seperti boneka.

Keluarga Irene di Daegu memiliki usaha restoran. Saat ini, adik perempuannya turut membantu bisnis keluarga mereka.

Baca juga : Jennifer Coppen Korban Bullying

Anggota Tertua

Irene merupakan leader dari girl band Red Velvet. Pemilik album Rookie ini juga menjadi anggota tertua dari empat orang lainnya yakni Wendy, Joy, Yeri, dan Kang Seul-gi.

Pernah Ditolak

Sebelum bergabung dengan Red Velbet, perjalanan karier Irene penuh dengan perjuangan. Ia pernah ditolak audisi di SM Entertainment yang sekarang menaungi Red Velvet.

Kala itu, pemilik akun Ig @renebaebae yang masih bersekolah diajak sang kawan untuk mengikuti audisi. Hasilnya pun mengecewakan. Selang beberapa lama, pihak SM Entertainment kembali menghubunginya.

Ia pun resmi bergabung dengan SM Entertainment dan menjalani masa trainee atau pelatihan. Sebelum debut dengan Red Velvet, Irene harus berlatih selama lima tahun.

Jadi Wanita Tercantik

Pada tahun 2017, Irene dinobatkan menjadi wanita tercantik di dunia versi majalah TC Candler. Ia masuk dalam urutan ke-55, kemudian di tahun 2018 ia masuk kembali di urutan-66, serta di tahun 2019 ia berhasil masuk di urutan 10 besar dalam Most Beautiful Faces in Asia.

Bikin Penggemar Ngamuk

Irene Red Velvet, beberapa bulan terakhir disibukkan oleh sejumlah promosi lagu terbaru bersama grupnya. Meski begitu, di tengah jadwal yang padat, ia masih menyempatkan diri untuk memperkaya wawasannya dengan membaca sejumlah buku.

Dilansir dari SBS.com, Senin (19/3/2018) pada beberapa waktu lalu, Irene Red Velvet mengaku tengah membaca sebuah buku bertajuk Kim Ji Young, Born: 1982.

Ini, adalah novel feminis yang menceritakan kehidupan seorang wanita yang hidup di masyarakat patriarki.

Hanya saja, bukannya kagum dengan hobi Irene Red Velvet ini, beberapa penggemar malah marah besar karena buku yang dibaca sang idola.

Dipuji

Tak hanya itu, pembelaan untuk Irene Red Velvet ini juga riuh di media sosial, termasuk oleh penggemar internasional.

“Irene telah menjadi objektifikasi termasuk secara seksual oleh para ‘penggemar’ pria itu. Bagus lah mereka pergi setelah Irene membaca buku tentang feminisme,” tutur seorang warganet lewat Twitter.

Sumber : wolipop.detik.com

Baru Debut, Member Secret Number Dililit Skandal Bully

Baru Debut, Member Secret Number Dililit Skandal Bully

Member Secret Number Dililit Skandal Bully

Member Secret Number Dililit Skandal Bully – Baru saja melakukan debut pada Selasa (19/05/2020) idol group asal Korea Selatan, Secret Number sudah dihantam oleh isu skandal.

“Kami ingin mengklarifikasi bahwa komentar jahat mengenai anggota Secret number adalah rumor dan sepenuhnya salah,” demikian keterangan agensi dikutip dari Soompi, Rabu (20/5/2020).

Baca juga : Jennifer Coppen Korban Bullying

Ke depannya, mereka berharap para personel Secret Number yang baru saja memulai karier di dunia musik tidak lagi mendapatkan fitnah kejam seperti ini.

Agensi tak ragu melakukan upaya tegas menindaklanjuti aksi yang bisa menghancurkan karier Secret Number.

“Kami berencana untuk mengambil tindakan hukum terhadap desas-desus jahat dan tindakan yang berupaya menyebarkan pernyataan palsu,” imbuh Vine Entertainment.

Menutup pernyataan daftar s128 pulsa resmi, Vine Entertainment berterima kasih terhadap orang-orang yang telah memberikan dukungan kepada Secret Number.

Sebelumnya, beredar postingan warganet yang memfitnah Soodam. Ia mengatakan, “Di masa lalu, Soodam menjadi inisiator menggertak orang lain.”

Idol 20 tahun itu juga dikatakan minum alkohol saat masih sekolah. Padahal seperti diketahui, perbuatan itu melanggar norma.

Beruntung, rumor jahat itu tak membuat penggemar meninggalkan Secret Number. Terbukti, video klip Who Dis? meraih 1,4 juta viewers. Membuatnya menduduki Trending YouTube peringkat dua di Indonesia.

Maklum salah satu personel Secret Number yang bernama Dita adalah idol K-Pop pertama yang berasal dari Indonesia.

Dita, Idol K-Pop Pertama dari Indonesia

Dita yang menjadi member dari Indonesia pun turut menimpali. Perempuan ini bicara soal dirinya yang berhasil menjadi idol K-Pop pertama dari Indonesia.

“Rasanya memalukan untuk mengatakan ini sendiri, tetapi saya mendengar dari kenalan saya bahwa itu menjadi masalah besar di Indonesia,” ujar Dita.

Terlepas dari itu, para member juga tak lupa menjelaskan makna nama dari Secret Number sendiri. Dia bilang nama grup itu memiliki filosofi yang indah.

“Setiap orang memiliki ‘nomor rahasia’ [kata sandi / kode PIN] yang biasanya merupakan hari ulang tahun, hari jadi, atau nomor khusus lainnya. Kami ingin memegang makna khusus semacam itu kepada publik. Logo kami dirancang seperti kotak kata sandi dengan lima bintang, mewakili kami berlima,” terangnya.

Sumber : suara.com

Jennifer Coppen Korban Bullying

Jennifer Coppen Korban Bullying

Artis peran Jennifer Coppen Pernah Jadi Korban Bullying karena penampilan. Bintang film Habibie & Ainun 3 ini mengatakan, dia sering dibully saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Sering banget (dibully),” ujar Jennifer Coppen dalam siaran langsung Virtual Meet & Greet Pretty Little Liars bersama VIU, Rabu (20/5/2020). Ia menjelaskan penyebabnya dibully saat masih SD.

“Dulu waktu kecil wajahku enggak semulus ini, kulit aku enggak seputih ini, rambut aku enggak sebagus ini, menurut orang, aku dulu itu jelek,” ujar Jennifer.

Jennifer Coppen Korban Bullying

Perundungan itu masih dialaminya hingga kini. Jennifer mengaku kini ia kerap dibully karena disangka melakukan operasi wajah.

“Sampai sekarang saja aku dibully, dikatakan suntik bibir, suntik putih. Cuma karena aku berubah dari aku kecil,” kata Jennifer.

Padahal, ia tidak pernah melakukan apapun seperti yang dituduhkan. Namun, orang-orang terlanjur menghakiminya seperti itu.

“Aku sering banget jadi korban bully. Apa pun yang aku lakuin pasti dikritik mereka,” ujar Jennifer.

Diluar dari cerita bully yang di alami Jennifer Coppen ia juga bersyukur karena kondisi kota ia tinggal semakin membaik dari covid-19. Kondisi tersebut menurut Jennifer tak lain karena masyarakat Bali yang patuh terhadap aturan yang berlaku selama pandemi corona ( Covid-19).

“Bersyukurnya, orang-orang Bali sangat taat sama peraturan,” kata Jennifer dalam Virtual Meet & Greet Pretty Little Liars bersama VIU, Rabu (20/5/2020).

“Kalau pun aku keluar, aku lihat orang-orang pakai masker. Dalam dua hari enggak ada kasus sama sekali,” ujar Jennifer.

Meskipun disebutkan tetap ada pembatasan sosial, tapi karena kondisi yang semakin baik, akan ada tempat yang mulai dibuka di Bali. Ketua Tim Lab Pemeriksaan Kasus Covid-19 Bali, Ni Nyoman Sri Budayanti mengatakan, salah satu kunci mengendalikan penyebaran Covid-19 di Bali adalah melakukan pemeriksaan atau tes sampel secara cepat.

Sumber : kompas.com